This page needs JavaScript activated to work correctly !

This page will be redirect in 3 second !

PING: Tanpanya Pasti Jadi Rumit! - Networking | IDRaya.com

PING: Tanpanya Pasti Jadi Rumit!

Triawan NETWORKING 20/03/2020 0 Discuss 207 Views

Apakah sebenarnya PING itu? Dosen saya sempat mengajukan pertanyaan ini didalam kelas, dengan spontan saya katakan PONG, dan seluruh kelas mentertawakan jawaban ini, hahaha. Sang Dosenpun berkata, "dengan wajah tersenyum" dari mana anda mengetahuinya? Otak liar inipun berkata filosofi main PING-PONG Pak, dengan spontan lagi satu kelas tertawa, "kali ini tertawanya sampai guling2" wkwkwk. Sang Pak Dosenpun berkata, ia benar, berapa NIM anda, "ini buat penambahan nilai matakuliah", tiba-tiba yang tertawa tadi diam dan terpaku, seolah tak percaya dan ingin mengatakan, "yahhh, Bapaknya ikutan becanda, engga lucu pak", jihahahah.

PING adalah utilitas baris perintah, bahasa kerenya command line utility, terdapat hampir diseluruh sistem operasi yang memiliki dukungan konektivitas jaringan, seperti di sistem operasi Windows, Linux, Mac, dan lainya. Buat yang bingung apa itu command line utility, yaitu baris perintah dan dikenal juga dengan istilah console atau terminal yang berfungsi sebagai interface/antarmuka berbasis text/teks pada sistem operasi, yang meneruskan perintah/command dari pengguna ke sistem operasi. contonya seperti perintah untuk menampilkan isi dari direktori, yaitu ls untuk list di Linux/Mac, dan dir untuk di Windows.

PING berfungsi untuk mengetes/mengetahui suatu perangkat jaringan seperti PC/Laptop, dapat terhubung/dijangkau dengan perangkat yang melakukan perintah PING tersebut. Printah ping mengirimkan sebuah request/permintaan melalui nework/jaringan (jaringan lokal atau internet) ke perangkat jaringan yang spesifik, umumnya di ping menggunakan alamat IP Address (Contoh: ping 192.168.100.1) atau nama Domain (Contoh: idraya.com"). Jika dapat terhubung, hasil response/tanggapan dari perangkat jaringan yang di PING tersebut, akan melakukan PING balik, atau disebut sebagi PONG. Lah kok bisa, bagaimana caranya? Dalam teknologi jaringan/newtwokring, terdapat aturan dan prosedur di mana data komunikasi terjadi antara perangkat melalui jaringan. Hal ini disebut sebagai protocol, dan direferensikan ke dalam model Open Systems Interconnection (OSI), lain waktu kita bahas yang ini. Contoh protocol pada jaringan seperti Transmission Control Protocol (TCP), User Datagram Protocol (UDP), Internet Control Message Protocol (ICMP), serta protocol lainnya. Nah utilitas PING sendiri itu berada pada protocol ICMP, jadi sebagai contoh pada saat melakukan perintah ping idraya.com, maka pertama kali akan mengirimkan packet echo request, dan selanjutnya jika perangkat yang dituju dapat menerimanya, kemudian akan dibalas dengan mengirimkan packet echo reply. Berikut pada Gambar PING Terhubung, sebagai hasil melakukan ping request yang dapat dapat di response, sehingga menandakan bahwa yang dituju dapat dijangkau dan saling terhubung.

Gambar PING Terhubung(2019)

Penjelasan dari Gambar diatas, "PING idraya.com (118.96.253.2)" adalah menterjemahkan/resolve dari nama domain menjadi alamat IP Address. Kemudian pada "64 bytes", menunjukkan jumlah ukuran packet ping request, jika menggunakan OS Windows/Linux, biasanya akan ada tulisan reply diawalnya, disini saya menggunakan OS Mac. Selanjutnya pada "TTL" yang berarti time to live, merupakan nilai yang secara default/bawaan diatur oleh sistem operasi, tentunya setiap sistem operasi berbeda-beda dalam pengaturan nilainya, dan biasanya nilai ini terus berkurang. Terakhir pada time=2.480 dan seterusnya, menunjukkan total waktu yang dibutuhkan untuk pencapai tujuan dan mengirim/merespon balik.

Selanjutnya dengan perintah ping 192.168.123.123 sebagai contoh ketika perangkat yang dituju tidak dapat dijangkau, dan hasilnya dapat dilihat pada Gambar PING Tidak Terhubung dibawah ini.

ping tidak terhubung Gambar PING Tidak Terhubung(2019)

Penjelasan request time out, menandakan bahwa permintaan tidak dapat dijangkau, seringnya hal ini disingkat dengan RTO, atau kalau anak-anak gamming sering mengatakan DC/disconnect/tidak terhubung. Jadi dari percobaan ini dapat dibayangkan ketika kita memiliki tugas untuk menghubungkan 10 Komputer/Laptop tanpa adanya utilitas sederhana ini (ping), kita jadi kewalahan dan tentunya mungkin menjadi rumit bin ribet, apalagi ketika kita tidak memiliki alat cable tester, kalaupun ada, baterainya pas lagi habis, hahaha, terlalu mengada-ngada.

Disamping utilitas PING dapat membantu kita dalam melakukan troubleshooting/pemecahan masalah di jaringan, utilitas PING ini dapat digunakan untuk tindakan yang tidak baik, dibidang network security disebut dengan ping of dead (PoD), yang merupakan jenis serangan Denial of Service (Dos) Attack. Biasanya caranya dengan memodifikasi/meningkatkan ukuran bytes packet ping request, hehehe, lain kali kita kupas ya.

Referensi

Agus Triawan/Triawan

 matriawan@gmail.com

Triawan is just an ordinary person, founder idraya[dot]com who just a little bit knows also likes try and error about devices, networks and programming/applications to solve challenges related to information technology.

If there is question, please discuss below. Very welcome and expected to provide corrections, criticisms, and suggestions.


We'll not share/display your email.
Example: Say <b>Hello</b> &lt;?php echo 'World'; ?&gt;
Output: Say Hello <?php echo 'World'; ?>
Words can come true for you, so be wise in speaking.

Be the first :D