Memahami Akurasi dan Presisi
Saat melakukan analisa umumnya berhubungan dengan pengukuran bertujuan untuk memastikan/memvalidasi bahwa metode yang diusulkan/digunakan telah sesuai dengan peruntukkannya. Sistem pengukuran dapat dikatakan akurat dan tepat, akurat tetapi tidak tepat, tepat tetapi tidak akurat, atau tidak tepat dan tidak akurat.
Gambar Percobaan Memanah.
Sumber: socratic.org
Ilustrasi pada Gambar diatas menjelaskan perbedaan selang antara akurasi dengan presisi. Akurasi digambarkan dengan kedekatan anak panah dengan pusat sasaran. Semakin anak panah menancap tidak jahu atau masih kedalam lingkaran pusat sasaran dapat diasumsikan bahwa pengukuran semakin akurat. Kemudian bila anak panah dilepaskan/ditembakkan beberapa kali dan menancap saling berdekatan atau membentuk kelompok, dapat diasumsikan bahwa pengukuran semakin presisi.
Apa itu Akurasi dan Presisi?
Ketika membahas mengenai pengukuran suatu objek atau lingkungan, seperti pengukuran suhu dan kelembaban, umumnya akan terkait dengan akurasi dan presisi, yang kedua hal ini tidaklah sama.
Akurasi dapat diartikan sebagai tingkat ketepatan atau kedekatan nilai hasil pengukuran dengan nilai acuan atau nilai sesuhgguhnya. Sebaliknya persisi adalah seberapa konsisten hasil pengukuran saat dilakukan pengulangan pengukuran. Namum nilai presisi dapat berbeda dari setiap percobaan, seperti karena kesalahan sampel pengukuran yang acak dan merupakan bentuk kesalahan pengamatan.
Hubungan Akurasi dan Presisi
Secara sederhana akurasi merepresentasikan hasil ekperimen/percobaan pengukuran dibanding dengan nilai ideal atau nilai yang dijadikan acuan. Sedangkan presisi merepresentasikan seberapa seberapa konsisten/handal hasil ekperimen pengukuran jika dilakukan secara berulang.
Misal pada Gambar Percobaan Memanah, ketika seorang pemanah melepaskan anak panahnya pada sasaran didepannya dengan beberapa kali percobaan, dapat terjadi 4 (empat) kemungkinan yaitu.
- Accurate Precise hasil percobaan akurat dan presisi karena seluruh anak panah tepat berada dititik tengah target.
- Not Accurate Precise hasil percobaan presisi dan tidak akurat, karena seluruh anak panah berada pada sisi terluar titik tengah target
- Accurate Not Precise hasil percobaan cukup akurat tetapi tidak presisi, karena terdapat sebagaian anak panah hampir berada dititik tengah target dan sebaian diluar titik tengah target dan menyebar.
- Not Accurate Not Precise hasil percobaan tidak akurat dan tidak persisi, karena seluruh percobaan berada pada posisi yang berjahuan baik dari titik tengah maupun satu sama lain (menyebar).
Kesimpulan
Mengukur akurasi dapat ditentukan dengan satu kali pengukuran atau percobaan saja, sementara untuk menilai kepresisi diperlukan banyak percobaan pengukuran atau beberapa kali pengukuran. Sederhananya, akurasi sangat dibutuhkan dalam pengukuran awal yang diharapkan mendekati target atau standar nilai yang dijadikan acuan.
Warning!
We are not responsible for any loss whatsoever due to this site, also if you want to take this article please read terms of use or touch us via contact page.
If there is question, please discuss below. Very welcome and expected to provide corrections, criticisms, and suggestions.
Be the first :D