This page needs JavaScript activated to work correctly !

This page will be redirect in 3 second !

Memahami Virtualisasi: Perbedaan Virtual Machine dan Docker - Networking | IDRaya.com

Memahami Virtualisasi: Perbedaan Virtual Machine dan Docker

Triawan NETWORKING 09/02/2025 0 Discuss 707 Views

Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan satu perangkat keras untuk menjalankan beberapa sistem operasi atau aplikasi secara terisolasi. Dalam konteks Docker, virtualisasi berfokus pada **containerization**, yang memungkinkan aplikasi berjalan dalam lingkungan yang ringan, fleksibel, dan efisien.

Berbeda dengan Virtual Machine (VM) yang menggunakan Hypervisor untuk membuat sistem operasi virtual, **Docker Container** berbagi kernel dengan Host OS. Hal ini membuat Docker lebih cepat, lebih ringan, dan lebih hemat sumber daya dibandingkan VM.

Artikel ini akan membahas perbedaan antara Virtual Machine dan Docker, serta menjelaskan konsep penting seperti Host OS, Hypervisor, Guest OS, dan Container.

Apa Itu Virtualisasi?

Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan satu perangkat keras (hardware) untuk menjalankan beberapa sistem operasi atau aplikasi secara terisolasi. Dengan virtualisasi, sumber daya komputer seperti CPU, RAM, dan penyimpanan dapat dibagi menjadi beberapa lingkungan yang terpisah, meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam pengelolaan sistem.

Dua pendekatan utama dalam virtualisasi adalah Virtual Machine (VM) yang menggunakan Hypervisor, dan Containerization yang diterapkan dalam Docker. Berikut adalah komponen utama dari masing-masing pendekatan ini.

Host OS (Sistem Operasi Host)

Host OS adalah sistem operasi utama yang berjalan langsung di atas perangkat keras. Pada VM, Host OS menjalankan Hypervisor untuk mengelola Virtual Machine (VM). Pada Docker, Host OS menjalankan Docker Engine yang mengelola container.

Contoh Host OS: Windows, Linux (Ubuntu, CentOS), macOS.

Hypervisor (Lapisan Virtualisasi)

Hypervisor adalah perangkat lunak yang memungkinkan beberapa sistem operasi berjalan secara bersamaan dalam satu perangkat keras. Hypervisor dapat berupa:

  • Type 1 (Bare Metal): Berjalan langsung di atas hardware, tanpa Host OS (contoh: VMware ESXi, Microsoft Hyper-V).
  • Type 2 (Hosted): Berjalan di dalam Host OS sebagai aplikasi (contoh: VirtualBox, VMware Workstation).

Guest OS (Sistem Operasi Tamu)

Guest OS adalah sistem operasi yang berjalan di dalam Virtual Machine. Setiap Guest OS memiliki sistem file, kernel, dan pustaka dependensinya sendiri, sehingga lebih berat dibandingkan container.

Contoh Guest OS dalam VM: Windows yang berjalan di atas Ubuntu dalam VirtualBox.

Container (Unit Virtualisasi dalam Docker)

Container adalah unit virtualisasi dalam Docker yang lebih ringan dibandingkan VM. Tidak seperti Guest OS, container berbagi kernel dengan Host OS dan hanya berisi aplikasi serta dependensinya.

Contoh Container dalam Docker: Nginx container yang hanya memuat server Nginx tanpa OS penuh.

Lebih lanjut penjelasan mengenai VM dan Hypervisor.

Perbandingan Virtual Machine dan Docker

Berikut adalah perbandingan antara Virtual Machine (VM) dan Docker (Container) berdasarkan beberapa aspek utama.

Komponen Virtual Machine (VM) Docker (Container)
Host OS Diperlukan Diperlukan
Hypervisor Diperlukan Tidak perlu
Guest OS Ada di setiap VM Tidak ada (berbagi kernel)
Resource Berat (karena OS penuh) Ringan (hanya aplikasi)
Startup Time Lambat (butuh boot OS) Cepat (langsung jalan)

Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa Virtual Machine lebih cocok untuk menjalankan beberapa sistem operasi secara bersamaan di satu server, sedangkan Docker lebih efisien dalam mengelola aplikasi secara cepat dan ringan. Pemilihan antara keduanya tergantung pada kebutuhan infrastruktur dan lingkungan pengembangan yang digunakan.

Dengan memahami konsep virtualisasi, Hypervisor, Guest OS, dan Container, kita dapat menentukan teknologi yang paling sesuai untuk kebutuhan pengembangan dan operasional aplikasi. Jika dibutuhkan isolasi penuh dengan sistem operasi terpisah, VM adalah pilihan yang tepat. Namun, jika efisiensi, kecepatan, dan portabilitas lebih diutamakan, Docker menawarkan solusi yang lebih ringan dan fleksibel dalam menjalankan aplikasi di berbagai lingkungan.

Agus Triawan/Triawan

 matriawan@gmail.com

Triawan is just an ordinary person, founder idraya[dot]com who just a little bit knows also likes try and error about devices, networks and programming/applications to solve challenges related to information technology.

If there is question, please discuss below. Very welcome and expected to provide corrections, criticisms, and suggestions.


We'll not share/display your email.
Example: Say <b>Hello</b> &lt;?php echo 'World'; ?&gt;
Output: Say Hello <?php echo 'World'; ?>
Words can come true for you, so be wise in speaking.

Be the first :D